|
[ywandanoe@client-fc ~]$ /home/ywandanoe/gnome-tweak-tool/gnome-tweak-tool

Anonymous ..

Off | On

Defence Of The Ancients

Goreng insum dan goreng insum dan kembali ke goreng insum

Goreng insum dan goreng insum dan kembali ke goreng insum
|
[ywandanoe@client-fc ~]$ /home/ywandanoe/gnome-tweak-tool/gnome-tweak-tool
|
[canmasagi@localhost ~]$sudoyuminstallavant-window-navigator awn-extras-applets
su-c'yum localinstall --nogpgcheck http://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-stable.noarch.rpm http://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-stable.noarch.rpm'
$sudorpm -Uvh http://rpms.famillecollet.com/remi-release-15.rpm
$sudo rpm -ivh http://linuxdownload.adobe.com/adobe-release/adobe-release-i386-1.0-1.noarch.rpm | sudo rpm --import /etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY-adobe-linux |
[virtualbox]
name=Fedora $releasever - $basearch - VirtualBox
baseurl=http://download.virtualbox.org/virtualbox/rpm/fedora/$releasever/$basearch
enabled=1
gpgcheck=1
$sudoyuminstallyumex yum-fastestmirror
$sudoyuminstallgstreamer-plugins-ugly
$sudoyuminstallxine-lib-extras-freeworld
$sudoyuminstallmplayer mencoder smplayer
$sudoyuminstallflash-plugin
sudoyuminstallcompat-libstdc++-33 compat-libstdc++-296
#cd /home/namauserkamu/Downloads | #chown +x jdk-6u26-linux-i586.bin |
#mv jdk-6u26-linux-i586.bin /opt/
#cd /opt/
#sh jdk-6u26-linux-i586.bin
#/usr/sbin/alternatives --install /usr/bin/java java /opt/jdk1.6.0_26/jre/bin/java 20000
#/usr/sbin/alternatives
--install /usr/lib/mozilla/plugins/libjavaplugin.so libjavaplugin.so
/opt/jdk1.6.0_26/jre/lib/i386/libnpjp2.so 20000
[ywandanoe@client-fc yum.repos.d]$ /usr/sbin/alternatives --config java
There are 3 programswhichprovide'java'.
Selection Command-----------------------------------------------
1 /usr/lib/jvm/jre-1.6.0-openjdk/bin/java
2 /usr/lib/jvm/jre-1.5.0-gcj/bin/java
*+ 3 /opt/jdk1.6.0_25/jre/bin/java
Enter to keep the current selection[+], ortypeselection number:
[ywandanoe@client-fc yum.repos.d]$ /usr/sbin/alternatives --config libjavaplugin.so
There is 1 program that provides'libjavaplugin.so'.
Selection Command
-----------------------------------------------
*+ 1 /opt/jdk1.6.0_25/jre/lib/i386/libnpjp2.so
Enter to keep the current selection[+], ortypeselection number:
$sudoyum AdobeReader_enu adobeair
$sudoyuminstallredhat-lsb
$sudorpm -ivh google-chrome-stable_current_i386.rpm
|
"ada dua tipe orang yang akan berkata kepada anda bahwa anda tidak akan mampu membuat perubahan, yaitu mereka yang taku mencoba dan mereka yang takut melihat anda akan berhasil.."(GOFORTH)
"Jangan menenggelamkan orang yang mengajar anda berenang.."(SPURGEON)
Success is not reached by chance, It is reached by choice”Success bukanlah dicapai karena suatu kebetulan. Itu dicapai karena suatu pilihan.
" apaapun yang tidak membunuhmu maka itu akan menjadikanmu lebih kuat"
"saya tidak setuju dengan pendapat anda, Namun akan saya pertahankan sampai mati pendapat anda tersebut"
Orang pesimis akan mengeluhkan badai. Orang optimis mengharapkan badai akan reda. Orang realistis akan menyesuaikan kapal dengan badai.
"Yesterday is a History,Tomorrow is a Mystery and Today is a GIFT !!! thats why that call it PRESENT !"
kemarin jejakku, hari ini langkahku, esok tujuanku
Kau berikan kedua tanganmu, Setelah kuberdiri...Kau lepaskan hingga aku terjatuh ..terasa sakit dah pahit !Akupun baru sadar, kalau itulah gaya caramu mengajariku untuk berjalan ..Ibu
You Never Change If You Never Try.. do it your own way by your self. Dont give up and be a weak until we die. Try to the best things what you got.BECAUSE YOU ARE NOT A LOOSER !!
"Sahabat sejati adalah orang yang pertama kali menertawakan apabila sahabatnya lagi kesusahan"
"janganlah berjalan dibelakangku, karena aku tak mampu membimbing mu..Janganlah jalan didepanku, karena ku tak sanggup mengikutimu.. Berjalanlah disampingku, karena kamu sahabatku"
tangan diciptakan untuk memberi, bukan untuk mencuri.hati diciptakan untuk mencintai, bukan untuk membenci.mulut diciptakan untuk berbicara kebenaran, bukan kebohongan.
terus bergerak hingga kelelahan lelah membuntutimu, teruslah berlari hingga kebosanan bosan menyertaimu, teruslah melangkah hingga ketakutan takut membayangimu
"Wars teach us not to love our enemies, but to hate our allies."
- W. L. George
"A thing is not necessarily true because a man dies for it."
- Oscar Wilde
"In war, there are no unwounded soldiers."
- Jose Narosky
"For what can war, but endless war, still breed?"
- John Milton
"O peace! how many wars were waged in thy name."
- Alexander Pope
"War remains the decisive human failure."
- John Kenneth Galbraith
"The sinews of war are infinite money."
- Marcus Tullius Cicero
"War doesn't make boys men, it makes men dead."
- Ken Gillespie
"Politics is the womb in which war develops."
- Karl Von Clausewitz
"All warfare is based on deception."
- Sun Tzu
"One more vicotory and we are undone."
- Pyrrhus of Epirus
"Force is all-conquering, but its victories are short-lived."
- Abraham Lincoln
"In the eyes of empire builders men are not men but instruments."
- Napolean Bonaparte
"Never do an enemy a small injury."
- Niccoló Macchiavelli
"Wars are not paid for in wartime, the bill comes later."
- Benjamin Franklin
"We make war that we may live in peace."
- Aristotle
"The supreme excellence is to subdue the armies of your enemies without even
having to fight them..."
- Sun Tzu
"Nations, like individuals, are punished for their transgressions."
- Ulysses S. Grant
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,
calon bidadari surgaku ....
BJ.HABIBIE
lagi liat2 facebook eh di note ada catatan surat untuk firman utina (piala AFF) gw share dah di mari biar para blogger yang belum baca bisa tau , yang udah pernah baca gpp jg sih :p . yuk kita simak aja surat nya seperti apa nih heheheh :D
Kawan, kita sebaya. Hanya bulan yang membedakan usia. Kita tumbuh di tengah sebuah generasi dimana tawa bersama itu sangat langka.
Kaki kita menapaki jalan panjang dengan langkah payah menyeret sejuta beban yang seringkali bukan urusan kita. Kita disibukkan dengan beragam masalah yang sialnya juga bukan urusan kita.
Kita adalah anak-anak muda yang dipaksa tua oleh televisi yang tiada henti mengabarkan kebencian. Sementara adik-adik kita tidak tumbuh sebagaimana mestinya, narkoba politik uang membunuh nurani mereka.
Orang tua, pendahulu kita dan mereka yang memegang tampuk kekuasaan adalah generasi gagal. Suatu generasi yang hidup dalam bayang-bayang rencana yang mereka khianati sendiri.
Kawan, akankah kita berhenti lantas mengorbankan diri kita untuk menjadi seperti mereka?
Di negeri permai ini, cinta hanyalah kata-kata sementara benci menjadi kenyataan. Kita tidak pernah mencintai apapun yang kita lakukan, kita hanya ingin mendapatkan hasilnya dengan cepat.
Kita tidak mensyukuri berkah yang kita dapatkan, kita hanya ingin menghabiskannya. Kita enggan berbagi kebahagiaan, sebab kemalangan orang lain adalah sumber utama kebahagiaan kita. Kawan, inilah kenyataan memilukan yang kita hadapi, karena kita hidup tanpa cinta maka bahagia bersama menjadi langka.
Bayangkan adik-adik kita, lupakan mereka yang tua, bagaimana mereka bisa tumbuh dalam keadaan demikian. Kawan, cinta adalah persoalan kegemaran. Cinta juga masalah prinsip.
Bila kau mencintai sesuatu maka kau tidak akan peduli dengan yang lainnya.
Tidak kepada poster dan umbul-umbul, tidak kepada para kriminal yang suka mencuci muka apalagi kepada kuli kamera yang menimbulkan kolera. Cinta adalah kesungguhan yang tidak dibatasi oleh menang dan kalah.
Hari-hari belakangan ini keadaan tampak semakin tidak menentu.Keramaian puluhan ribu orang antre tidak mendapatkan tiket. Jutaan orang lantang bersuara demi sepakbola.
Segelintir elit menyiapkan rencana jahat untuk menghancurkan kegembiraan rakyat.
Kakimu, kawan, telah memberi makna solidaritas.
Gocekanmu kawan, telah mengundang tarian massal tanpa saweran.
Terobosanmu, kawan, menghidupkan harapan kepada adik-adik kita bahwa masa depan itu masih ada.
Tendanganmu kawan, membuat orang-orang percaya bahwa kata “bisa” belum punah dari kehidupan kita.
Tetapi inilah buruknya hidup di tengah bangsa yang frustasi, semua beban diletakkan ke pundakmu. Seragammu hendak digunakan untuk mencuci dosa politik. Kegembiraanmu hendak dipunahkan oleh iming-iming bonus dan hadiah.
Di Bukit Jalil kemarin, ada yang mengatakan kau terkapar, tetapi aku percaya kau tengah belajar.
Di Senayan esok, mereka bilang kau akan membalas, tetapi aku berharap kau cukup bermain dengan gembira.
Firman Utina, kapten tim nasional sepak bola Indonesia, bermain bola lah dan tidak usah memikirkan apa-apa lagi.
Sepak bola tidak ada urusannya dengan garuda di dadamu, sebab simbol hanya akan menggerus kegembiraan.
Sepak bola tidak urusannya dengan harga diri bangsa, sebab harga diri tumbuh dari sikap dan bukan harapan.
Di lapangan kau tidak mewakili siapa-siapa, kau memperjuangkan kegembiraanmu sendiri.
Di pinggir lapangan, kau tidak perlu menoleh siapa-siapa, kecuali Tuan Riedl yang percaya sepak bola bukan dagangan para pecundang.
Berlarilah Firman, Okto, Ridwan dan Arif, seolah-olah kalian adalah kanak-kanak yang tidak mengerti urusan orang dewasa.
Berjibakulah Maman, Hamzah, Zulkifli dan Nasuha seolah-olah kalian mempertahankan kegembiraan yang hendak direnggut lawan.
Tenanglah Markus, gawang bukan semata-mata persoalan kebobolan tetapi masalah kegembiraan membuyarkan impian lawan.
Gonzales dan Irvan, bersikaplah layaknya orang asing yang memberikan contoh kepada bangsa yang miskin teladan.
Kawan, aku berbicara tidak mewakili siapa-siapa. Ini hanyalah surat dari seorang pengolah kata kepada seorang penggocek bola. Sejujurnya, kami tidak mengharapkan Piala darimu.
Kami hanya menginginkan kegembiraan bersama dimana tawa seorang tukang becak sama bahagianya dengan tawa seorang pemimpin Negara.
Tidak, kami tidak butuh piala, bermainlah dengan gembira sebagaimana biasanya.
Biarkan bola mengalir, menarilah kawan, urusan gol seringkali masalah keberuntungan.
Esok di Senayan, kabarkan kepada seluruh bangsa bahwa kebahagiaan bukan urusan menang dan kalah.
Tetapi kebahagiaan bersumber pada cinta dan solidaritas.
Berjuanglah layaknya seorang laki-laki, kawan.
Adik-adik kita akan menjadikan kalian teladan!
referensi : http://kaskus.us/
- Alfians FuneraL - || Copyright © 2013 /home/mb3e/ / Template by : Urang-kurai || Best viewed in Download Mozila - Google Chrome+ at 1280x1024 or higher resolution